Bingung sebenarnya saat dosen nyuruh
buat nulis artikel yang isinya tentang menceritakan diri sendiri. Karena
menceritakan diri sendiri itu bukanlah suatu hal yang mudah. Jadi, maaf ya jika
tulisanku ini masih belum sempurna dan masih banyak sekali kekurangannya.
Okelah, perkenalkan namaku Purnama
Sari Rahayu, dirumah aku biasa dipanggil ayu, namun bila di kampus aku sering
dipanggil Purnama. Aku lahir di sebuah desa yang menurutku itu indah sekali
yaitu di kabupaten Blitar. Aku lahir tanggal 13 Oktober 1995. Sekalipun aku
lahirnya di Blitar namun, aku hanya bisa merasakan suasana pedesaan satu tahun
sekali yaitu saat hari raya idul fitri tiba. Aku tinggal dan besar di sebuah
kabupaten yang berbatasan dengan Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Coba tebak
apa nama kabupaten itu??? . ya benar aku tinggal dan besar di kabupaten Gresik.
Sebuah kabupaten yang dikenal dengan kota santrinya dan kota industrinya itu.
Ehm, Riwayat sekolahku cukup unik
kawan, berawal dari SD negeri, lalu SMP swasta yang kental dengan ilmu
agamanya, kemudian melanjutkan sekolah menengah selanjutnya di salah satu SMK
negeri di Surabaya jurusan seni tari dan tata rias lalu melanjutkan kuliah di
salah satu perguruan tinggi negeri islam di Surabaya jurusan PGMI (Pendidikan
guru madrasah ibtidaiyah).
Mungkin bagi beberapa orang,
pengalaman pendidikan mereka lurus dan wajar – wajar saja namun saya tidak,
entah kenapa bisa begini, dalam hati saya juga masih bertanya – Tanya kok bisa
saya menjalani ini semua sekalipun dengan tidak mudah. Bayangkan saja dari SD
negeri lalu masuk SMP swasta yang penuh dengan ilmu agamanya, bagaimana tidak
drop pikiran saya, yang hanya dapat ilmu agama pas – pasan dari keluarga dan di
TPQ kemudian mau tidak mau harus menerima pelajaran agama yang baru, lebih
banyak, luas dan mendalam di lingkungan SMP ku. Tapi untungnya ada teman –
teman yang membantuku disetiap kesulitanku disaat menerima pelajaran agama.
Kemudian setelah lulus SMP aku melanjutkan sekolah ke SMK di Surabaya. Awalnya
saya tidak mau disekolahkan di Surabaya, namun karena dorongan dan keinginan
orang tua akhirnya saya diterima di satu – satunya SMK kesenian yang ada di Jawa Timur yang
berada di Surabaya. Dan saya diterima di
jurusan tari dan tata rias. Sungguh aneh tapi ini nyata saya alami. Dari SMP
yang kental agamanya menjadi seorang yang dekat dengan dunia kebebasan dan
dunia malam di jurusan tersebut. Namun kali ini saya sedikit tertolong diterima
disekolah ini karena dahulu saat masih kecil, saya sering di ikutsertakan oleh
ibu saya di berbagai acara seni saat peringatan agustusan. Sehingga tidak sulit
untuk saya mengikuti materi di sekolah ini. Setelah lulus SMK, Alhamdulillah
saya diterima di UIN Sunan Ampel Surabaya. Saat pertama masuk kuliah banyak
dosen yang agak heran dengan saya karena basic saya yang dari SMK ditambah lagi
dari jurusan seni tari dan rias masuk di jurusan PGMI.
Kata orang – orang saya ini orangnya
pemalu, walaupun kadang sering bikin malu hehehehe. Saya memang orangnya
pemalu. Entah kenapa saya bisa menjadi seseorang yang pemalu hingga sekarang.
Kehidupanku lumayan normal sekalipun cukup dikekang oleh orang tua. Hidup
ditengah keluarga yang pas – pasan membuatku cukup untuk mensyukuri hidup ini.
Dan dari orang tuaku lah aku belajar apa arti Kehidupan.
Rencana Kehidupan untuk satu tahun
kedepan adalah berusaha mempertahankan untuk mendapatkan IPK 3,00. Setelah itu
berusaha untuk mencari beasiswa agar dapat meringankan hidup orang tuaku.
Berusaha agar dapat lulus menjadi sarjana tepat waktu yaitu empat tahun. Kemudian
mengabdi kepada Negara ini untuk mencerdaskan anak – anak di Indonesia ini.
Karena itu merupakan cita – cita ku sejak kecil yaitu menjadi seorang guru.
Sekian kawan – kawan cerita dari
saya semoga apa yang anda dan saya cita – citakan menjadi kenyataan. Dan
sedikit mengutip kalimat dari buku Edensor karya Andrea hirata yaitu
“bermimpilah maka tuhan akan mengabulkan mimpi – mimpimu “.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar